STEM CELL, DALAM PERSPEKTIF PERAWATAN MODERN


Posted on: 29 September 2017

    Dunia kesehatan sekarang mengalami pola pergeseran jenis penyakit. Jika dulu yang terbanyak adalah penyakit menular, sekarang penyakit tidak menular prevalensinya menjadi membeludak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hidup menjadi factor resiko yang cukup signifikan dalam peningkatan prevalensi penyakit tidak menular ini.

Penyakit tidak menular seperti gagal ginjal, jantung, diabetes, stroke dll menjadi tantangan tersendiri bagi dunia kesehatan dan bagi masyarakat Indonesia. Biaya perawatan dan pengobatan yang cukup mahal (sebut saja hemodialysis untuk gagal ginjal) memberikan beban yang cukup besar bagi negara dan keluarga dari si penderita. Tenaga medis seperti perawatpun harus berupaya maksimal agar kualitas hidup pasien yang dirawat tetap baik.

Dunia kesehatan terus mengalami kemajuan seiring dengan perkembangan zaman, terbukti dengan munculnya metode pengobatan dan perawatan yang mutakhir sehingga sangat membantu pasien dalam perawatan. Metode pengobatan baru tersebut salah satunya adalah “stem cell”.

Stem Cell atau dalam Bahasa Indonesia disebut sel punca adalah sel-sel yang bertanggung jawab untuk menciptakan sel yang baru. Stem cell bertugas untuk menggantikan sel yang rusak dan menyiapkan sel yang baru (proses regeneratif) dalam setiap organ tubuh manusia.

Setiap organ dalam tubuh memiliki stem cellnya masing-masing. Sehingga ketika salah satu organ dalam tubuh mengalami masalah, hal itu menandakan terjadinya ketidakseimbangan antara sel yang rusak dengan produksi sel baru. Contohnya adalah ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin mengakibatkan defisiensi insulin sehingga tidak bisa mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini berarti pankreas mengalami ketidakseimbangan produksi selnya sehingga tidak bisa berfungsi secara normal. Tentu saja ini menarik karena pengobatan seperti pemberian insulin untuk penderita diabetes tidak bisa menyelesaikan masalah/mengembalikan kerja pankreas seperti semula. Tetapi apabila menggunakan metode “stem cell”, sel punca/stem cell akan bekerja mengantikan sel yang rusak dan terus tumbuh sehingga kebutuhan sel dalam pankreas terpenuhi. Stem cell mengubah organ yang sebelumnya rusak menjadi normal seperti semula.

Stem cell yang paling popular digunakan adalah stem cell embrionik. Stem cell embrionik adalah stem cell awal kehidupan. Stem cell embrionik bisa menumbuhkan berbagai macam stem cell yang ada dalam tubuh manusia seperti stem cell darah, jantung, ginjal dan yang lainnya.

Pertanyaan selanjutnya yang akan muncul adalah bagaimana organ yang rusak mendapatkan stem cell untuk pemulihan? Jawabannya adalah dokter akan memberikan transplantasi stem cell yang lebih kuat sehingga menyatu dan bekerja untuk memulihkan organ yang rusak. Bisa dikatakan stem cell embrionik bisa membentuk seluruh sel yang ada dalam tubuh manusia.

Metode stem cell ini tentunya akan sangat membantu dalam dunia kesehatan karena bisa menolong penderita yang mengalami penyakit tidak menular kronik sembuh seperti semula. Hal ini akan meringankan beban pemerintah terkait pembiayaan asuransi kesehatan dan perawat dalam merawat pasien yang selama ini jumlahnya sudah semakin banyak. Harapannya juga adalah metode stem cell ini sesegera mungkin dikaji lebih dalam lagi (seperti clinical trial) di Indonesia sehingga dapat membantu menyembuhkan masyarakat Indonesia yang menderita penyakit tidak menular kronik.

 

 Created by Andreas W. Sukur

Versi cetak

Berita Terkait


Kalender Harian

    « Feb 2018 »
    Minggu
    Senin
    Selasa
    Rabu
    Kamis
    Jumat
    Sabtu
    28 29 30 31 1 2 3
    4 5 6 7 8 9 10
    11 12 13 14 15 16 17
    18 19 20 21 22 23 24
    25 26 27 28 1 2 3
    4 5 6 7 8 9 10
Polling Pendapat

    Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?

     
Statistik Website

    Visitors :22038 Visitor
    Hits :76919 hits
    Month :596 Users
    Today : 40 Users
    Online : 1 Users
Info PMB

    CP : 082234005138 (Bu Ethyca) 085887379155 (Bu Lina) Email : admin@stikeswilliambooth.ac.id Nomor Rekening PMB : STIKES William Booth Surabaya MANDIRI GIRO 142-00-0607896-7

PENGGUNA LULUSAN

price and packages-Call-to-action-Icon

STIKES William Booth telah berpengalaman dalam pendidikan Keperawatan dan Kebidanan dari tahun 1935, yang pada saat itu masih disebut Pendidikan Jurusan Kesehatan, berkembang menjadi Sekolah Perawat Bidan hingga kini menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, yang telah menghasilkan tenaga Keperawatan dan Kebidanan yang sudah diakui kemampuannya dengan staf pengajar yang berpengalaman dan profesional lulusan dari dalam negeri dan luar negeri. Program Studi : D-III KEPERAWATAN terakreditasi B. 0713/LAM-PTKes/Akr/Dip/VII/2016 Masa pendidikan 6 semester (3 tahun) S-1 KEPERAWATAN terakreditasi B. 0561/LAM-PTKes/Akr/Sar/IX/2017 Masa Pendidikan 8 semester (4 tahun) dan Profesi Ners terakreditasi B (1 tahun) D-III KEBIDANAN terakreditrasi. 14412/D/P/K-VII/2013 Masa pendidikan 6 semester (3 tahun)